apa beda moisturizer dan pelembab
Selainmencukupi kebutuhan air dan makan-makanan yang mengandung nutrisi setiap hari, Anda juga bisa merawat kesehatan kulit dengan menggunakan pelembab atau moisturizer yang sesuai dengan jenis kulit Anda, apakah kering, berminyak, atau kombinasi. Selain kulit kering dan berminyak, ternyata banyak juga orang yang memiliki jenis kulit kombinasi.
LangsreAqua Hydrating Power Cream 50g. Terjual: 40 / 30. 1,425 evaluasi. Harga promosi: Rp199,000Rp415,000. Buy Now. BPOM NA26200100406 EXP 2023/02/27 Netto: 50g Pelembab wajah berfungsi sebagai hydrating gel-cream moisturizer utk melembabkan & menghidrasi wajah, tanpa lengket & berminyak. Sangat mudah diserap kulit & memberikan efek soothing
Bahanbahan yang terdapat pada serum juga lumrah dimasukkan ke dalam moisturizer, seperti hyaluronic acid dan ceramides yang berguna untuk melembabkan. Namun, molekul dalam pelembab atau pun lotion tak seperti serum, sehingga manfaatnya tak bisa langsung dirasakan. Kemudian, apakah face oil yang teksurnya sama dengan serum berarti
MOISTURIZERGEL RINGAN UNTUK ACNE SKIN ️. Sebelum makeupan, pastikan kamu sudah mempersiapkan kulit wajah dengan memakai moisturizer yaa, supaya kulit wajah lebih lembab dan makeup bisa lebih 'nempel'. Ga peduli apapun jenis kulitmu, kamu tetap harus pakai moisturizer sebelum mengaplikasikan makeup😉 Aku punya rekomendasi moisturizer yan.
Menjagakelembaban wajah dengan menggunakan moisturizer atau pelembab merupakan salah satu step wajib dalam sebuah rangkaian penggunaan skincare.Apapun jenis kulitnya, kamu tetap membutuhkan pelembab agar kulit mampu menyerap rangkaian skincare selanjutnya dengan lebih maksimal. Saat ini juga banyak pelembab yang dibuat secara
Angst Sich Mit Jungs Zu Treffen. Memahami Perbedaan Moisturizer dan PelembabMoisturizerPelembabKesimpulanBagaimana Memilih Moisturizer dan Pelembab yang Tepat?Kulit BerminyakKulit Kering atau Sangat KeringKulit SensitifCara Menggunakan Moisturizer dan PelembabMoisturizerPelembabKesimpulanApa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab?1. Fungsi Utama2. Kandungan3. Jenis Kulit4. Tekstur5. Waktu Pemakaian6. Pemakaian Sebagai Primer7. Isi Kemasan8. Harga9. Tujuan Penggunaan10. Frekuensi PemakaianPerbedaan Moisturizer dan PelembabPro dan Kontra Penggunaan Moisturizer dan Pelembab Video Apa Perbedaan Moisturizer Dan PelembabShare thisRelated posts Apa bedanya moisturizer dan pelembab? Moisturizer berfungsi untuk melembapkan kulit, sedangkan pelembab berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit Apa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab? Kedua jenis produk perawatan kulit ini seringkali menjadi bahan perdebatan. Namun, tahukah kamu bahwa keduanya memiliki perbedaan yang signifikan? Mari kita bahas lebih lanjut. Pertama-tama, mari kita fokus pada pelembab. Pelembab adalah produk perawatan kulit yang digunakan untuk memberikan kelembapan pada kulit yang kering. Namun, tidak semua pelembab dapat menyediakan nutrisi yang cukup bagi kulit. Di sisi lain, moisturizer memiliki formulasi khusus yang dapat menghidrasi dan memberikan nutrisi pada kulit secara maksimal. Produk ini cocok bagi kamu yang memiliki jenis kulit kering hingga kombinasi. Jika kamu masih bingung memilih di antara kedua produk ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli kecantikan terlebih dahulu. Ingatlah, setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda sehingga kamu harus memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulitmu. Jangan sampai salah pilih produk ya, karena kulit merupakan aset berharga yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu dalam memilih produk perawatan kulit yang tepat! Memahami Perbedaan Moisturizer dan Pelembab Banyak orang yang menganggap moisturizer dan pelembab adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam fungsinya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami perbedaan antara keduanya agar bisa memilih produk yang tepat untuk kulit kita. Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan antara moisturizer dan pelembab. Moisturizer Moisturizer adalah produk perawatan kulit yang bertujuan untuk menjaga kelembaban kulit. Produk ini berfungsi untuk membantu menjaga kadar air di dalam kulit yang bisa hilang akibat paparan sinar matahari, udara kering, atau penggunaan produk pembersih yang terlalu keras. Moisturizer umumnya mengandung bahan seperti glycerin, hyaluronic acid, atau petrolatum yang mampu menarik air ke dalam kulit dan menjaganya tetap terhidrasi sepanjang waktu. Pelembab Pelembab, di sisi lain, merupakan produk yang bertujuan untuk meningkatkan kadar air di dalam kulit yang sudah kering. Produk ini biasanya mengandung bahan seperti ceramide atau lanolin yang dapat membantu mengunci kelembaban di dalam kulit dan memperbaiki lapisan pelindung kulit yang rusak. Pelembab sangat penting bagi mereka yang memiliki kulit kering atau sangat kering dan membutuhkan perawatan intensif. Kesimpulan Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam fungsinya. Keduanya memiliki tujuan yang berbeda dalam merawat kulit kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih produk yang tepat sesuai dengan kebutuhan kulit kita agar bisa mendapatkan manfaat maksimal dari perawatan kulit yang kita lakukan. Bagaimana Memilih Moisturizer dan Pelembab yang Tepat? Kulit Berminyak Jika Anda memiliki jenis kulit berminyak, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan oil-free atau non-comedogenic. Produk dengan kandungan oil-free tidak akan membuat kulit Anda semakin berminyak, sementara produk dengan kandungan non-comedogenic akan membantu mencegah timbulnya jerawat dan komedo. Kulit Kering atau Sangat Kering Jika Anda memiliki jenis kulit kering atau sangat kering, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan emollient atau humectant. Produk dengan kandungan emollient akan membantu menutrisi dan melindungi kulit, sementara produk dengan kandungan humectant akan membantu menarik air ke dalam kulit dan menjaganya tetap terhidrasi sepanjang waktu. Kulit Sensitif Jika Anda memiliki jenis kulit sensitif, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan hypoallergenic atau fragrance-free. Produk dengan kandungan hypoallergenic tidak akan menimbulkan reaksi alergi pada kulit Anda, sementara produk dengan kandungan fragrance-free tidak akan membuat kulit Anda iritasi atau gatal-gatal karena bahan pewangi. Cara Menggunakan Moisturizer dan Pelembab Moisturizer Untuk menggunakan moisturizer, oleskan produk secara merata ke seluruh wajah setelah membersihkan kulit dengan sabun atau pembersih wajah. Hindari menggosok kulit terlalu keras saat mengaplikasikan moisturizer agar tidak merusak lapisan pelindung kulit. Gunakan moisturizer setiap pagi dan malam hari untuk menjaga kelembaban kulit sepanjang waktu. Pelembab Untuk menggunakan pelembab, oleskan produk secara merata ke seluruh wajah setelah membersihkan kulit dengan sabun atau pembersih wajah. Hindari menggosok kulit terlalu keras saat mengaplikasikan pelembab agar tidak merusak lapisan pelindung kulit. Gunakan pelembab setiap pagi dan malam hari atau sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Kesimpulan Memilih moisturizer atau pelembab yang tepat dan menggunakan produk tersebut dengan benar sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit kita. Dengan memahami perbedaan antara keduanya, kita dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit kita dan mendapatkan manfaat maksimal dari perawatan kulit yang kita lakukan. Meskipun fungsi utama dari moisturizer dan pelembab sama-sama untuk menjaga kelembaban kulit, keduanya memiliki perbedaan dalam cara bekerja dan kandungan yang terkandung di dalamnya. 1. Fungsi Utama Moisturizer dan pelembab sama-sama memiliki fungsi utama untuk menjaga kelembaban kulit. Namun, moisturizer lebih bertujuan untuk memberikan nutrisi khusus dan meremajakan kulit, sementara pelembab lebih fokus pada membentuk lapisan pelindung di atas kulit yang dapat membantu menjaga kelembaban. 2. Kandungan Pelembab umumnya mengandung bahan-bahan seperti oil dan petroleum yang bertujuan untuk menghaluskan dan melembutkan kulit. Sementara itu, moisturizer mengandung lebih banyak bahan aktif seperti hyaluronic acid, alpha hydroxy acids, dan retinol yang dapat menambah kelembaban, meremajakan kulit, dan mencegah tanda-tanda penuaan dini. 3. Jenis Kulit Moisturizer lebih cocok untuk jenis kulit kering dan kombinasi cenderung kering, karena biasanya jenis kulit ini membutuhkan kelembaban tambahan. Sementara itu, pelembab lebih cocok untuk jenis kulit normal hingga berminyak, karena mampu menjaga kelembaban kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak. 4. Tekstur Pelembab umumnya memiliki tekstur yang lebih kental daripada moisturizer. Hal ini karena pelembab lebih fokus pada membentuk lapisan pelindung di atas kulit yang dapat membantu menjaga kelembaban. Sedangkan, tekstur moisturizer cenderung lebih ringan dan cepat menyerap. 5. Waktu Pemakaian Pelembab biasanya digunakan pada malam hari ketika kulit sedang istirahat dan mengalami regenerasi. Sedangkan, moisturizer lebih cocok digunakan pada pagi dan siang hari sebelum menggunakan makeup. 6. Pemakaian Sebagai Primer Moisturizer dapat digunakan sebagai primer sebelum menggunakan makeup, karena formulanya yang ringan dan cepat menyerap. Sementara itu, pelembab jarang digunakan sebagai primer karena teksturnya yang lebih kental dan cenderung meninggalkan rasa lengket. 7. Isi Kemasan Ukuran yang umum untuk moisturizer biasanya lebih kecil dibandingkan dengan pelembab. Hal ini karena moisturizer biasanya digunakan dalam jumlah yang lebih sedikit dan lebih sering diganti dengan produk yang baru. Sedangkan, pelembab ukurannya lebih besar dan biasanya digunakan lebih banyak untuk melapisi seluruh wajah. 8. Harga Harga moisturizer biasanya lebih mahal daripada pelembab biasa. Oleh karena itu, moisturizer cenderung digunakan oleh orang-orang yang memiliki jenis kulit kering atau kombinasi cenderung kering dan ingin memberikan tambahan nutrisi khusus untuk kulit mereka. 9. Tujuan Penggunaan Pelembab biasanya digunakan untuk menjaga kelembaban kulit pada keadaan normal. Sedangkan, moisturizer digunakan untuk mengembalikan kelembaban kulit yang hilang dan memberikan nutrisi khusus untuk perawatan kulit yang lebih intens. 10. Frekuensi Pemakaian Moisturizer dapat digunakan setiap hari untuk memberikan perlindungan kelembaban kulit. Sementara itu, pelembab dapat digunakan lebih jarang, terutama saat kulit terasa terlalu kering atau setelah mengalami paparan sinar matahari yang berlebihan. Jadi, sebelum memilih produk untuk perawatan kulit, penting untuk memperhatikan perbedaan dan kecocokan dari moisturizer dan pelembab dengan jenis kulit dan kebutuhan perawatan kita. Semoga bermanfaat! Saat membicarakan tentang perawatan kulit, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah memilih produk moisturizer atau pelembab. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu melembabkan kulit, namun sebenarnya ada perbedaan antara moisturizer dan pelembab. Perbedaan Moisturizer dan Pelembab Formula Moisturizer biasanya mengandung bahan-bahan aktif yang bertujuan untuk membantu menjaga kelembapan alami kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Sedangkan pelembab lebih fokus pada memberikan kelembapan ekstra pada kulit yang kering dan kasar. Konsistensi Moisturizer biasanya memiliki konsistensi yang lebih tebal dan berat dibandingkan pelembab. Sementara itu, pelembab memiliki konsistensi yang lebih ringan dan mudah menyerap pada kulit. Tujuan Penggunaan Moisturizer biasanya digunakan oleh orang-orang dengan kulit normal hingga kering karena membantu menjaga kelembapan alami kulit. Sedangkan pelembab lebih cocok digunakan oleh orang-orang dengan kulit sangat kering atau kasar. Pro dan Kontra Penggunaan Moisturizer dan Pelembab Moisturizer Pro membantu menjaga kelembapan alami kulit, meningkatkan produksi kolagen, membantu mengurangi garis halus dan kerutan pada wajah. Kontra jika digunakan pada kulit yang sangat kering, moisturizer mungkin tidak memberikan kelembaban yang cukup. Pelembab Pro memberikan kelembapan ekstra pada kulit yang kering dan kasar, membantu mengurangi rasa gatal atau iritasi pada kulit. Kontra jika digunakan pada kulit yang normal atau berminyak, pelembab bisa membuat kulit terasa lebih berminyak. Jadi, sebelum memilih antara moisturizer atau pelembab, penting untuk mempertimbangkan jenis kulit dan kondisi kulit Anda. Jangan lupa pula untuk selalu melakukan tes kulit terlebih dahulu sebelum mencoba produk baru. Selamat datang di akhir artikel kami tentang perbedaan moisturizer dan pelembab. Kami berharap Anda telah menikmati membaca artikel ini dan telah mendapatkan informasi yang bermanfaat. Setelah membaca artikel ini, Anda sekarang dapat membedakan antara moisturizer dan pelembab. Meskipun keduanya bertujuan untuk melembabkan kulit, moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan penting dalam komposisi dan fungsi mereka. Moisturizer lebih cocok untuk kulit yang kering dan membutuhkan perlindungan tambahan dari kerusakan lingkungan, sedangkan pelembab lebih cocok untuk kulit yang normal atau sensitif. Terakhir, jangan lupa bahwa memilih produk perawatan kulit yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit Anda. Selalu periksa label produk dan pastikan Anda memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Kami harap artikel ini telah memberikan pencerahan bagi Anda dan terima kasih telah membaca! Video Apa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab Visit Video Orang-orang sering bertanya-tanya tentang Apa Perbedaan Moisturizer dan Pelembab. Berikut adalah jawaban untuk beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan Apa itu moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab adalah produk perawatan kulit yang digunakan untuk menjaga kelembaban kulit. Moisturizer lebih banyak mengandung bahan-bahan aktif, seperti antioksidan dan peptida, untuk memberikan manfaat tambahan pada kulit. Sementara itu, pelembab hanya bertujuan untuk melembabkan kulit. Apakah moisturizer sama dengan pelembab? Tidak, moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan dalam kandungan dan tujuannya. Moisturizer lebih banyak digunakan untuk memberikan manfaat tambahan pada kulit, seperti mengurangi garis halus atau mencerahkan kulit, sementara pelembab hanya bertujuan untuk memberikan kelembaban pada kulit. Kapan waktu terbaik untuk menggunakan moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab sebaiknya digunakan setelah membersihkan wajah, baik itu setelah mandi atau mencuci muka. Untuk hasil optimal, gunakan moisturizer terlebih dahulu lalu diikuti dengan pelembab. Bagaimana cara memilih moisturizer dan pelembab yang tepat untuk kulit? Pilihlah moisturizer dan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit kering, pilihlah produk yang lebih berbahan krim dan berminyak. Sedangkan jika Anda memiliki kulit berminyak, pilihlah produk yang lebih ringan dan mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat atau retinol untuk membantu mengurangi produksi minyak pada wajah. Berapa kali sehari sebaiknya menggunakan moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab sebaiknya digunakan dua kali sehari, pagi dan malam hari. Namun, jika Anda merasa kulit terlalu kering, Anda dapat menggunakan pelembab tambahan di siang hari. Dengan memahami perbedaan antara moisturizer dan pelembab, Anda dapat memilih produk yang tepat untuk kulit Anda dan menjaga kelembaban kulit sepanjang hari.
Perbedaan primer dan pelembap mungkin masih sulit dikenali oleh beberapa orang. Terutama bagi para pengguna make up dan skincare pemula. Padahal, baik primer dan pelembap merupakan dua produk wajah yang berbeda fungsi dan cara penggunaannya. Untuk mengetahui penjelasannya lebih lanjut, berikut adalah perbedaan primer dan pelembap. 1. Jenis produknya Perbedaan primer dan pelembap bisa dilihat dari produknya. Primer adalah salah satu produk kecantikan yang fungsi utamanya adalah membuat tampilan make up tampak lebih halus sempurna dan tahan lama. Sedangkan, pelembap atau moisturizer adalah salah satu produk perawatan kulit atau skincare berbentuk krim, gel, atau lotion yang berfungsi untuk melembapkan dan menghidrasi kulit dengan baik. 2. Fungsinya Perbedaan primer dan pelembap yang mencolok terletak pada fungsinya. Fungsi primer menggabungkan manfaat skincare dan kosmetik. Tak ayal apabila banyak orang yang sulit melihat beda primer dan pelembap lantaran fungsinya yang mampu melembapkan kulit. Namun, sejatinya fungsi primer yang utama adalah membantu wajah agar lebih siap menerima pulasan produk make up, seperti foundation, concealer, bedak, dan lainnya. Selain itu, fungsi primer bisa membuat riasan tahan lama sekaligus menyamarkan bekas jerawat, kerutan, dan garis halus di wajah. Sedangkan, fungsi pelembap adalah untuk melembapkan dan menghaluskan kulit. Pelembap juga mampu mengatasi masalah kulit berminyak, kulit kering, dan kulit kusam melalui nutrisi yang terdapat di dalamnya. 3. Kandungannya Perbedaan primer dan pelembap juga berasal dari kandungannya. Sebagian besar primer mengandung hyaluronic acid yang mampu melembapkan kulit. Beberapa produk primer lainnya ada yang mengandung silikon, seperti dimethicone, yang dapat memberi efek kulit lebih halus. Sementara, pelembap mengandung zat humektan, oklusif, emolien, serta bahan aktif yang berfungsi mengatasi masalah kulit tertentu. Moisturizer atau primer yang digunakan pada kulit? Anda disarankan untuk selalu menggunakan moisturizer terlebih dahulu sebelum menggunakan primer. Penggunaan moisturizer sebelum primer berfungsi untuk membuat lapisan penghalang antara kulit yang sudah terhidrasi dengan foundation dan produk make up lainnya. Dengan kata lain, primer hanya dapat digunakan setelah urutan pemakaian skincare dilakukan atau tepatnya sebelum menggunakan produk make up. Jika, Anda menggunakan primer dahulu kemudian dilanjut dengan pemakaian pelembap, justru dapat membuat kulit jadi kering dan tampak kusam. Hasilnya, tampilan riasan wajah Anda bisa jadi tidak maksimal. Jika sudah pakai primer, apakah masih perlu menggunakan pelembap? Memang, ada sejumlah produk primer yang menawarkan fungsi melembapkan, seperti hydrating primer. Alhasil, beberapa dari Anda mungkin tergoda untuk hanya menggunakan primer dan melewatkan penggunaan moisturizer. Faktanya, hydrating primer dirancang khusus bagi pemilik kulit kering. Dengan demikian, hydrating primer tidak dapat menggantikan fungsi pelembap dalam melembapkan dan menghidrasi kulit. Semua jenis kulit, terutama kulit kering sekali pun, tidak boleh melewatkan penggunaan moisturizer walaupun sudah memakai primer. Baca Juga Pilihan Primer yang Bagus Sesuai Jenis Kulit Bagaimana cara menggunakan pelembap dan primer yang tepat? Setelah mengetahui bahwa moisturizer harus digunakan lebih dahulu dibandingkan primer, simak cara menggunakan pelembap dan primer yang tepat di bawah ini. 1. Bersihkan wajah terlebih dahulu Sebelum menggunakan pelembap dan primer, pastikan Anda sudah membersihkan wajah terlebih dahulu. Anda bisa mencuci wajah dengan sabun cuci muka untuk mengangkat sisa make up, kotoran, dan minyak yang menempel. Gunakan sabun cuci muka sesuai jenis kulit yang kandungannya ringan dan lembut. Pastikan wajah Anda sudah benar-benar dalam kondisi bersih. Kemudian, keringkan wajah menggunakan handuk bersih dengan cara menepuk-nepuknya perlahan. 2. Oleskan pelembap Anda bisa mengoleskan pelembap sesaat setelah mencuci muka. Pastikan penggunaan moisturizer pada 5 menit pertama setelah membersihkan wajah. Dengan demikian, fungsi pelembap dalam mengunci kadar air pada kulit dapat menyerap ke dalam kulit secara maksimal. Namun, jika Anda memiliki rutinitas penggunaan produk perawatan kulit lain, seperti toner, essence, dan serum wajah, sebaiknya lakukan terlebih dahulu sebelum memakai pelembap. Ambil pelembap dengan ukuran sedikit lebih besar dari ukuran kacang polong menggunakan jari tangan yang sudah bersih. Lalu, letakkan pelembap pada permukaan pipi seraya meratakannya dari sisi terluar wajah menuju bagian tengah dengan gerakan memutar ke atas. Baca Juga Cara Memakai Pelembap yang Benar agar Kulit Sehat 3. Gunakan primer Setelah menggunakan pelembap, Anda bisa mengoleskan primer pada wajah. Caranya, tuang primer secukupnya ke punggung telapak tangan. Kemudian, oleskan primer tipis-tipis ke seluruh permukaan wajah, termasuk area kelopak mata dan bibir. Lalu, ratakan menggunakan jari-jari tangan Anda dengan lembut. 4. Pakai produk make up lainnya Diamkan primer selama beberapa menit agar kandungan di dalamnya dapat meresap ke dalam kulit dengan sempurna. Selanjutnya, Anda bisa memaksimalkan penampilan menggunakan foundation, concealer, bedak, blush on, pensil alis, maskara, lipstik, dan lainnya. Setelah mengetahui perbedaan primer dan pelembap serta cara menggunakannya, kini Anda tidak boleh melewatkannya saat akan menggunakan produk skincare atau make up. Pastikan Anda memilih primer dan pelembap sesuai jenis kulit serta membaca bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Jika penggunaan primer dan pelembap menimbulkan reaksi negatif pada kulit, sebaiknya segera hentikan pemakaiannya. Baca Juga7 Manfaat Teh Hijau untuk Wajah dan Cara Membuat MaskernyaIngin Coba Setrika Wajah? Kenali Dulu Fakta-Fakta IniLesung Pipi, Si Pemanis Wajah yang Ternyata Suatu Kelainan Masih punya pertanyaan seputar perbedaan primer dan pelembap? Tanyakan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
- Perawatan kulit wajah adalah salah satu prosedur yang dilakukan untuk menjaga dan memelihara kesehatan kulit wajah. Perawatan kulit wajah bertujuan untuk mencegah berbagai permasalahan yang mungkin dapat terjadi pada kulit wajah. Skincare adalah serangkaian produk yang dapat digunakan untuk melakukan perawatan kulit wajah. Skincare yang umum digunakan untuk perawatan kulit wajah meliputi facial wash atau sabun wajah, toner, essence, moisturizer, dan sunscreen. Lantas apa saja perbedaan dari toner, essence dan moisturizer tersebut? Dilansir Dokter Kecantikan, dr. Pratidona Anasika memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribunnews Depok program Sapa Dokter Kecantikan. dr. Pratidona menjelaskan, toner, essence, dan moisturizer adalah produk skincare yang memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda untuk kulit. Baca juga dr. Pratidona Anasika Bagikan Tips untuk Menjaga Kesehatan Kulit di Bulan Ramadhan Ilustrasi penggunaan toner Toner Menurut dr. Pratidona, toner merupakan suatu penyegar yang penggunaanya dilakukan setelah menggunakan sabun wajah atau facial wash. Penggunaan toner bertujuan untuk mengangkat sisa residu dari facial wash, untuk mengangkat sisa kulit mati, dan juga berfungsi untuk memperkecil pori-pori di wajah. Toner memiliki bahan dasar air yang dapat membantu kulit untuk menyerap bahan-bahan aktif dari produk skincare lainnya. Essence Essence merupakan salah satu jenis produk perawatan kulit yang memiliki kandungan bahan aktif yang cukup tinggi dan memiliki tekstur cair. Essence dan serum sering disebut sama, namun kedua produk ini memiliki fungsi yang berbeda untuk kulit. dr. Pratidona memaparkan, essence memiliki kandungan vitamin di dalamnya dan berfungsi untuk membooster beberapa produk skincare lainnya. "Jadi membooster itu maksudnya mempercepat hasil dari penggunaan krim malam dan krim pagi," terang dr. Pratidona. "Essence ini bisa menyehatkan kulit, dapat merehidrasi kulit, dan mengandung vitamin yang bagus untuk kesehatan kulit." Baca juga dr. Pratidona Anasika Menyarankan untuk Melakukan Perawatan Kulit Wajah Sebelum Muncul Keluhan ilustrasi essence Moisturizer Moisturizer adalah produk skincare atau produk perawatan kulit yang berupa pelembab untuk wajah. Baik kondisi kulit kering ataupun kulit berminyak, penggunaan moisturizer sangatlah dibutuhkan untuk kulit. dr. Pratidona menyebutkan, fungsi utama dari moisturizer adalah untuk mengembalikan fungsi dari skin barrier yang mungkin hilang agar kondisi kulit kembali normal. "Misalnya pada kulit kering, penggunaan moisturizer bisa untuk melembabkan, apalagi saat bulan ramadhan kulit biasanya cenderung kering karena kurang cairan," jelas dr. Pratidona. "Tak hanya kulit kering saja, orang dengan kulit berminyak juga harus menggunakan moisturizer." "Penggunaan moisturizer bisa digabungkan dengan penggunaan essence," lanjutnya. dr. Pratidona mengungkapkan cara penggunaan skincare yang tepat dimulai dari penggunaan sabun wajah atau facial wash, kemudian diikuti dengan toner. Setelah penggunaan toner kemudian diikuti dengan essence, moisturizer, baru menggunakan sunscreen saat pagi atau siang hari. Baca juga Bolehkah Menggunakan Krim Pemutih untuk Menghilangkan Flek Hitam? Begini Kata dr. Pratidona Anasika ilustrasi moisturizer untuk melembabkan kulit "Kalau misalnya sudah cukup menggunakan essence saja, tidak menggunakan krim malam tidak apa-apa," tutur dr. Pratidona. "Namun jika pagi hari atau siang hari jangan sampai tidak menggunakan sunscreen, karena sunscreen untuk melindungi kulit dari sinar matahari." "Ketiga produk ini sebaiknya rajin digunakan terutama penggunaan moisturizer, karena moisturizer dapat mengembalikan fungsi skin barrier yang mungkin hilang." "Untuk mengembalikan fungsi skin barrier bisa menggunakan moisturizer dan ditambahkan dengan vitamin yang terdapat pada essence," lanjut dr. Pratidona. Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Kecantikan, dr. Pratidona Anasika dalam tayangan YouTube Tribunnews Depok program Sapa Dokter Kecantikan pada 30 Maret 2022. Baca berita lain seputar kesehatan di sini
Sudah tahu belum, kalau moisturizing dan hydrating mempunyai arti yang berbeda? Di artikel ini, saya akan membahas tuntas tentang perbedaan kedua istilah ini, dan bagaimana cara memilih produk yang tepat untuk jenis kulitmu. Saat membeli produk skincare, pasti sering mendengar istilah moisturizing dan hydrating. Banyak yang masih bingung dan menganggap kalau kedua kata ini mempunyai arti yang sama. Saya sendiri juga selalu berpikir begitu. Karena dikaruniai kulit yang kering dan sering dehidrasi, prioritas utama saya saat mencari pelembap adalah moisturizer yang ada kata “rich” nya kalau bisa, “super rich” atau “ultra rich” moisturizers. Tapi, walaupun memakai moisturizer kelas berat begini, kok… Rasanya kurang ngefek di kulit saya ya? Setelah berkali-kali disappointed sama moisturizer yang dipakai, akhirnya saya baru ngeh, ternyata bukan salah produknya, tapi pemilihan produk yang salah. “Pelembap” adalah umbrella term yang sering digunakan untuk merangkum semua produk yang bersifat “hydrating” atau “moisturizing”. Sebenarnya nggak salah sih, soalnya fungsi keduanya memang untuk melembabkan kulit. Tapi, cara kerjanya sangat berbeda lho. Hydrating products adalah pelembab berjenis humectant yang dapat menyerap air ke kulit. Karena itu, fungsi utama produk hydrating adalah meningkatkan water content atau kandungan air di kulit. Makanya produk-produk ini biasanya kebanyakan water-based, atau mempunyai tekstur yang lebih cair. Untuk mengenali produk-produk yang jatuh pada kategori ini, cari saja kandungan seperti aloe vera, propylene glycol, glycerin, hyaluronic acid atau pantenol. Kalau untuk produk yang “moisturizing”, what it generally means is sealing atau “mengunci” permukaan kulit untuk mencegah kehilangan kelembapan kulit. Ini bisa dilakukan karena kandungan minyak, dimethicone atau petrolatum di dalam moisturizers yang dapat menghambat terjadinya penguapan air pada permukaan kulit. In other words, moisturizers berfungsi untuk mencegah moisture loss, bukan menambah moisture di kulit. Jadi, pantes saja moisturizer yang saya pakai selalu tidak ngefek, karena pada dasarnya kulit saya yang kurang hidrasi ini sudah tidak mempunyai cukup air sebelum “dikunci”. Foto Gothamista Youtube Jadi, produk mana yang harus digunakan? Tentunya kembali lagi ke kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing. Kalau kamu mempunyai kulit yang kering dan dehidrasi seperti saya, both hydrating and moisturizing products are very, very important. Gunakanlah produk hydrating seperti hydrating toner atau hydrating essence terlebih dahulu untuk menambah kadar air di kulit. Lalu, baru gunakan moisturizer untuk “mengunci” kelembapan kulit. Lihat juga Recommended Hydrating Toners Untuk yang mempunyai kulit berminyak, pelembap masih nggak kalah penting lho. Tapi, produk hydrating seperti hydrating face mist saja sebenarnya sudah cukup kok. Kulit yang berminyak secara alami menghasilkan cukup dalam beberapa kasus, lebih dari cukup minyak agar air tidak meninggalkan kulit dan menyebabkan dehidrasi. Tapi, untuk berjaga-jaga, berilah extra protection pada kulit dengan moisturizer yang lebih ringan atau oil-free. Baca juga Alasan Pelembap untuk Kulit Berjerawat Wajib Dilakukan So now you must be wondering, haruskah membeli dua produk yang berbeda? Jawabannya adalah Not really. Pelembap jaman sekarang kebanyakan sudah menjanjikan both hydration and moisturization, seperti Sukin Facial Moisturizer, Neutrogena Hydro Boost Water Gel dan favorit para FD-ers, Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion. Tapi, untuk kulit yang super kering dan dehidrasi, menggunakan dua produk yang berbeda bisa bekerja dengan lebih cepat dan efektif. Dari pengalaman sendiri, humectant yang ada di dalam produk moisturizer 2-in-1 biasanya tidak cukup untuk memfasilitasi hidrasi. Nah, sekarang sudah tahu kan bedanya kedua istilah ini? Lain kali, saat membeli skincare products, jangan lupa untuk dicek dulu ya kalau produk itu hydrating atau moisturizing, or maybe a little bit of both. Happy shopping!
Apa itu toner? Apa itu moisturizer? Perbedaan toner dan moisturizer Tips memilih skincare untuk wajah Banyak wanita memiliki masalah kulit wajah seperti jerawat, kulit berminyak, kulit kering dan komedo. Hal ini wajar terjadi akibat perubahan hormonal serta paparan debu dan sinar matahari yang berlebihan. Namun, jika ingin tetap memiliki kulit yang sehat, maka perawatan kulit sangat bagi pemula, produk perawatan wajah seperti toner dan moisturizer sangat dianjurkan. Sayangnya, beberapa orang yang baru ingin mulai melakukan perawatan kulit terkadang masih sulit membedakan antara kedua produk membahas perbedaan toner dan moisturizer, ada baiknya mengetahui penjelasan mengenai toner dan moisturizer berikut ini!Apa itu toner?Toner adalah produk perawatan kulit yang berbahan dasar air. Toner biasanya digunakan setelah mencuci wajah dengan menggunakan kapas atau langsung dengan tangan. Umumnya, jenis-jenis toner mengandung berbagai bahan aktif yang memiliki banyak manfaat, seperti gliserin untuk membantu menjaga kulit tetap terhidrasi, ekstrak herbal yang berfungsi sebagai antioksidan, niacinamide agar kulit tetap glowing, dan toner juga dapat ditujukan untuk membersihkan sisa cleanser atau kotoran yang masih tertinggal di kulit dalam dalam rangkaian perawatan wajah. Apa itu moisturizer?Pelembab atau moisturizer adalah lotion atau krim yang digunakan pada kulit untuk melembabkan kulit dan mengatasi masalah kulit kering. Lalu, apakah moisturizer juga digunakan pada kulit wajah yang berminyak dan kombinasi antara kering dan berminyak? Ada banyak produk moisturizer yang tersedia untuk berbagai jenis kulit untuk membuat kulit lebih sehat. Konsentrasi setiap jenis moisturizernya pun berbeda-beda sesuai kegunaannya. Jadi, kamu perlu memilih moisturizer yang tepat sesuai dengan jenis kulit kamu, ya. Penggunaan moisturizer biasanya dipakai setelah mengaplikasikan toner dan serum wajah. Perbedaan toner dan moisturizerBagi kamu yang pemula dalam melakukan perawatan kulit, kamu wajib tahu perbedaan toner dan moisturizer agar tidak salah dalam menggunakannya, yaa!TonerToner adalah produk perawatan kulit wajah yang digunakan setelah penggunaan cleanser dan facial wash atau facial penggunaan toner selain untuk menghilangkan sisa cleanser, mengangkat kotoran, mengecilkan pori-pori, dan menghidrasi kulit karena kandungan airnya. Dari segi tekstur, toner memiliki tekstur yang cair seperti air. Toner dapat diaplikasi dengan kapas atau menggunakan tangan langsung. Dari sisi urutan pemakaian, toner dapat digunakan setelah mencuci wajah. Sehingga, dapat menutup kembali pori-pori yang terbuka saat mencuci wajah. MoisturizerMoisturizer adalah produk perawatan kulit yang fungsi utamanya adalah untuk melembabkan wajah dan mengunci kelembaban. Meskipun demikian, moisturizer tidak hanya diperlukan untuk orang dengan kulit kering, tetapi juga orang dengan kulit berminyak. Hal ini karena moisturizer dapat mengembalikan fungsi skin barrier yang rusak supaya kulit kembali normal. Nah, dari segi tekstur, moisturizer umumnya memiliki tekstur yang lebih padat dibanding toner, yakni tekstur seperti sisi urutan pemakaian, moisturizer dapat dipakai setelah mengaplikasikan toner dan serum wajah. Tujuannya untuk mengunci kelembaban dalam menggunakan rangkaian produk. Tips memilih skincare untuk wajahAda beragam produk skincare yang beredar di pasaran dan ini seringkali membuat para pemula bingung ingin memilih produk yang mana. Tapi jangan khawatir! Berikut adalah beberapa tips memilih skincare untuk wajah yang perlu kamu pahami1. Kenali jenis kulitmuMengetahui jenis kulit sangat penting sebelum memutuskan produk perawatan kulit yang ingin kamu gunakan. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan mengamati kulit wajahmu sepanjang hari. Umumnya, ada 4 klasifikasi kulit wajah yang perlu kamu ketahuiKulit berminyak produksi sebum yang berlebihan sehingga membuat kulit wajah tampak berkilau tapi kusam, bukan glowing.Kulit kering kulit kurang terhidrasi dan bahkan cenderung kombinasi tipe kulit campuran berminyak dan bersisikKulit sensitif kulit gampang memerah, iritasi, dan rentan Kenali permasalahan kulitmuSetelah mengetahui jenis kulitmu, tips memilih produk skincare selanjutnya adalah mengenali masalah kulit wajahmu, apakah berjerawat, kering, banyak flek hitam dan berbagai masalah kulit lainnya. 3. Beli produk yang basic dahuluSebagai pemula, cobalah membeli produk sederhana seperti pencuci muka, toner, pelembap, dan tabir surya terlebih dahulu. Untuk pemula, beberapa produk itu saja sudah cukup baik untuk melindungi kulitmu selama beraktivitas sehari-hari. Nantinya jika dirasa perlu, kamu bisa membeli serum, eye cream, night cream, dan produk lainnya. 4. Amati reaksi yang terjadiSetelah kamu membeli produk perawatan kulit, coba langsung aplikasikan ke wajahmu. Hal ini sangat penting untuk mengetahui bagaimana reaksi kulit wajahmu terhadap produk yang kamu gunakan. Jika kulitmu menjadi gatal atau terasa terbakar, segera hentikan pemakaian Jangan gunakan skincare dengan bahan aktifKamu tidak perlu terburu-buru mencoba berbagai produk dengan bahan aktif seperti vitamin C, AHA, BHA, retinoid, dan acid. Pelan-pelan karena semuanya ada waktunya. Yang paling penting di tahap awal ini adalah pengaplikasian produk perawatan kulit yang aman bahkan untuk itu dia perbedaan toner dan moisturizer serta tips memilih skincare untuk wajah bagi kamu yang merupakan pemula dalam perawatan kulit wajah. Selamat mencoba!
apa beda moisturizer dan pelembab